Skip to main content
Berbagi Tutorial Online

follow us

Tips Cara Merawat Printer Agar Awet Long Live

Selamat pagi Sobat TEKSO, melanjutkan postingan sebelumnya 5 Alasan Tidak Memilih Printer Canon Multi Scan pada kesempatan ini admin akan berbagi Tips Cara Merawat Printer Agar Awet Long Live. Seperti kita ketahui banyak factor yang mempengaruhi Tingkat Keawetan sebuah printer. Mulai dari merk dan brand yang ternama sampai dengan segi pemakaian juga sangat berpengaruh pada keawetan printer itu sendiri agar tidak mudah rusak. Lalu seperti apa sih cara atau pola pemakaian serta perawatan printer agar Long Live? Yuk…simak ulasan pengalaman Admin mengenai Pola Pakai dan Perawatan  Printer dalam usaha printing berikut ini.



Selama bertahun-tahun menggeluti usaha bidang printing, hal-hal yang dari awal sampai dengan saat ini Admin lakukan dalam pemakaian sebuah printer antara lain:
  • Mematikan Printer ketika selesai pemakaian (Jam Tutup). Hal ini cukup penting selain untuk mengurangi usia pemakaian, juga memberikan break atau istirahat bagi printer dengan dasar pemikiran seperti ini jika suatu alat dipakai terus-menerus tanpa ada waktu istirahat pastinya akan cepat rusak selain itu untuk menghindari short akibat kejutan arus listrik di malam hari. Karena terkadang pemadaman listrik atau listrik auto restart sering terjadi pada waktu Jam Tidur atau malam hari. Bukan hanya sekali bahkan dua sampai tiga kali Printer Admin dulunya pernah rusak Mati Total tanpa sebab yang kita ketahui secara pasti. Pada malam hari printer normal, lalu dipagi harinya ketika akan digunakan tiba-tiba tidak bisa lagi dihidupkan. Kemungkinan besar pada malam hari terjadi short karena lonjakan arus listrik yang tidak stabil dan printer masih dalam keadaan Stanby.
  • Membersihkan secara rutin Printer dari debu dan kotoran yang menempel. Ini sangat penting karena jika tidak dilakukan bisa saja partikel-partikel debu atau kotoran yang menempel pada printer masuk di bagian-bagian vital yang akan mengakibatkan kerusakan. Seperti masuknya tumpukan debu sedikit-demi sedikit disaluran tinta yang akan mengakibatkan Print Head tersumbat dan mampet.
  • Melindungi printer dari benda-benda asing yang mungkin jatuh diarea printer dan debu yang turun di malam hari dengan memberikan tutup kain. Hal ini yang sering dilupakan atau diabaikan oleh kebanyakan user, Admin sendiri sering menerima servican printer dan kondisinya sangat memprihatinkan. Terkesan printer hanya dipakai tanpa perawatan, tumpukan debu yang menyelimuti printer sampai dengan kotoran-kotoran yang masuk di area box kertas. Tentunya hal ini sangat berbahaya bagi printer, dimana benda-benda asing dan tumpukan debu yang masuk ke bagian mekanik printer bisa saja menghalangi kinerja komponen yang mengakibatkan printer menjadi eror.
  • Rutin mengecek volume tinta (Ink Tank) dan mengisinya apabila level tinta sudah berada di posisi setengah dari volume tabung. Menggunakan printer dengan terus-menerus tanpa memperhatikan level tinta juga menjadi factor terjadinya kerusakan. Dari pabrikan sendiri khususnya Epson, sudah menyertakan label peringatan bahwa pemakaian printer dibawah batas garis level tinta dapat mengakibatkan kerusakan. Keutungan atau kebaikan yang kita dapat apabila selalu mengusahakan minimal level tinta berada pada setengah ink tank maka aliran tinta melalui selang menuju catrid dan head akan menjadi lancar dan stabil sehinga secara tidak langsung akan meningkatkan tingkat keawetan dari head printer karena tidak terbebani dengan penarikan tinta dari ink tank. Secara otomatis apabila level tinta pada ink tank terjaga penuh maka tekanan dan aliran tinta menjadi normal dan penarikan tinta oleh ketrid dan head menjadi ringan. Khusus point 4 ini admin sudah melakukan uji coba dan benar-benar memperhatikan perbedaan level tinta pada ink tank yang selalu full dan level tinta pada ink tank yang dibiarkan atau jarang diperhatikan dibawah garis setengah tabung ink tank. Printer yang Admin jaga Level Tintanya selalu Full tidak pernah mengalami yang namanya replace ink, jadi lancar dan aman meski dipakai cetak terus menerus. Biasanya printer setelah mengalami Replace ink (Head Cleaning) hasil cetakanya akan mengalami sedikit perubahan (bergaris atau warna tidak sesuai) sehingga perlu dilakukan Head Cleaning hingga beberapa kali sampai dengan hasil cetakan benar-benar normal.
  • Memilih tinta yang premium quality, premium quality disini Admin maksudkan yaitu tinta dengan harga kelas menengah biasanya dengan harga rata-rata diatas Rp. 30.000,-. Jangan menggunakan  tinta yang murah meriah seperti tinta literan atau tinta yang harganya dibawah Rp. 20.000,-/botol. Berdasarkan pengalaman pribadi Admin Tinta murah meriah sangat membahayakan kesehatan head, apabila kita menggunakan tinta murah meriah yang sekarang banyak beredar di pasaran maka akan mengurangi usia pemakaian head printer bahkan Admin sendiri pernah mengalami kerusakan head seketika setelah refill dengan tinta literan. Hasil cetak kurang pekat, dan sedikit berbayang, sampai dengan bergaris. Setelah melakukan beberapa kali cleaning justru berdampak lebih parah. Printer dalam kondisi settingan normal mode hasil cetaknya bergaris-garis dan putus-putus terpaksa menggunakan settingan high mode baru hasil cetakannya lumayan bagus. Hal ini tentunya akan mengurangi usia dari head itu sendiri karena dipaksa mencetak dengan settingan high mode (Head mudah panas/overhead) dan berujung jebol.
Lebih baik sobat TEKSO berkoban sedikit membeli tinta yang premium quality meski sedikit mahal dengan keuntungan kesehatan/keawetan head printer terjaga dari pada membeli yang murah merah dengan harapan untung banyak tapi ujungnya merugi. Seperti kita ketahui saat ini harga ketrid atau head terhitung mahal hampir mendekati harga printer baru jadi pintar-pintarlah berspekulasi.

Demikianlah beberapa tips yang mungkin sobat TEKSO bisa terapkan dalam pola pemakaian dan perawatan sebuah printer agar awet long live. Semoga bermanfaat dan akhir kata salam TEKSO.

Anda Mungkin Juga Suka:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Disqus